FPMPH Jombang Mendesak Kejaksaan Negeri Usut Tuntas Dugaan Kasus Korupsi APBD

*Prestasi Korp Adoyaksa Jombang Dinilai Abu- Abu

FMPH Jombang berunjuk rasa di depan Kantor kejaksaan Negeri Jombang

Obsesinews.com,Jombang- Forum Masyarakat Peduli Hukum (FMPH) Jombang Menagih Janji Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Terkait Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Bantuan Jaring Aspirasi Masyarakat (jasmas) DPRD Tahun Anggaran 2012-2013 Yang Dikemas Dalam Bentuk Bantuan Sarana Dan Prasarana Yang Bersumber Dari APBD Kabupaten Jombang Yang Berhenti Ditempat.
Protes dilakukan FMPH dengan berunjuk rasa di depan kantor Kejari, dan meminta penyidik menuntaskan penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan keuangan bidang sarana tahun 2013 yang merugikan negara.
“Kami menanyakan kembali perkembangan kasus yang kami laporkan sejak februari 2014 Karena waktu kami menggelar unjuk rasa  Kasi Pidsus Hendro Purwanto menjanjikan akan memberi perkembangan dalam waktu dekat. Karena itu kami menagih janji yang diucapkan,” kata Joko Fatah Rochim, koordinator FMPH Jombang, Selasa (13/12).
“Pihaknya juga mempertanyakan kinerja kejaksaan dikarenakan tidak satu kasuspun yang ditangani oleh kejaksaan Jombang, itupun limpahan dari kejaksaan Jatim, untuk itu kami mengucapkan bela sungkawa kepada Kejaksaan Negri Jombang sebagai Simbol matinya Penegak hukum, tidak disitu aja selama menangani kasus korupsi Korp Adiyaksa masih abu-abu prestasinya dalam mengabdi kepada masyarakat,” imbuhnya.
Apalagi, berkas kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau lebih dikenal dengan sebutan P21. “Sudah P21 kok masih mau diperiksa lagi berkasnya,” protes Fatah. (kus/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply