​Jogoboyo Katerban Disinyalir Melakukan Larangan Pelestarian Budaya Seni Bela Diri.

*Difasilitasi 3 Pilar Ratusan Warga PagarNusa Geruduk Balai Desa Katerban Baron

Kantor Desa Katerban Baron Nganjuk

Obsesinews.com,Nganjuk- Jogoboyo Desa Katerban Khudori Diduga Melakukan Penghapusan Kreasi anak bangsa warisan leluhur PSNU Pagar Nusa dusun Banar Desa Katerban Baron Nganjuk Kamis (5/1).

Kekesalan warga dusun Banar Desa Katerban diselesaikan di Balai Desa Katerban Baron yang dihadiri Kades Katerban Subur dengan 3 Pilar, cukup mengherankan. Sebab, baik dari Perangkat Desa Katerban khususnya dari Rt 4 dan Rt 5 tidak menghendaki adanya kreatifitas anak bangsa dalam hal ini PSNU Pagar Nusa dusun Banar yang masih wilayah Desa Katerban, jelas-jelas wilayah tersebut dilarang ada aktivitas . Karenanya, Jogoboyo mencium kemungkinan adanya tawuran remaja yang umumnya terjadi diwilayah banar.

Warga Demo larangan pelestarian Seni Budaya Pencak Silat


Pemerintah Desa dalam hal ini Kades Subur pun mendesak perangkat Desa Katerban untuk mengadakan Rapat Internal 3 Pilar bersama Perangkat Desa serta Ketua Kreasi anak bangsa PSNU Banar yang diwakili Kang tuin yang terlibat dalam pembahasan diforum Desa.
Ketua PC PSNU Cabang Nganjuk H.Agoes johanoko yang diwakil Sekjen PSNU Cabang Nganjuk M.Syarief Badrudin (Bento keneb) mengatakan tidak tertutup kemungkinan adanya kongkalikong antara Kades sama Jogoboyo Katerban. ” Indikasinya memang bisa mengarah ke sana. Tapi ini baru sebatas dugaan saja. Harus dibuktikan, biar kreasi anak bangsa yang ditorehkan PSNU Banar yang sah menurut izin sudah pos kan ke 3 Pilar,apa mereka masih kurang yakin dengan Garda Ulama yang terdaftar legalitasnya Bisa saja niat busuk ini sengaja atau tidak sengaja,” ujar M.Syarif yang biasa disebut Kang Din saat ditemuai di Balai Desa oleh Obsesinews.com, Kamis (5/1).
Terpisah Pimpinan Ormas Pagar Jati Kabupaten Nganjuk Agung Prasetyo Jika memang benar ada pemghapusan dan tidak dibolehkan kreasi anak bangsa tersebut, kata Agung, oknum Perangkat Desa yang terlibat dalam aksi penghapusan harus dikenai sanksi. Dia menilai ketidaksukaan tersebut telah merugikan masyarakat dusun Banar Desa Katerban yang skala prioritas PSNU Banar yang telah resmi ada surat pemberitahuan untuk kreasi anak bangsa Garda Nahdatul Ulama.
“Harusnya kalau mentaati latihan dan pemberitahuan yang sudah ada, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi dengan alasan gak masuk akal” ungkapnya.(kus/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply