​Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) Bersama Kodim 0810/Nganjuk

Pengecekan kesehatan dan senam di halaman Makodim 0810/Nganjuk

Obsesinews.com,Nganjuk- Untuk Ke Sekian Kalinya Kodim 0810/Nganjuk Bekerja Sama Dengan Poskes 05.10.06 Nganjuk dan BPJS Laksanakan Kegiatan Berkelanjutan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Dan Edukasi Bagi Penderita Penyakit Resiko Tinggi ( Risti ) Bertemakan “Hidup Sehat Hindari Stroke”. 
Acara tersebut Digelar di aula dan di lapangan apel Makodim 0810/Nganjuk tersebut  diikuti 73 orang yang terdiri dari Keluarga Besar TNI ( KBT ) yang ada di Kabupaten Nganjuk dan masyarakat sekitar Makodim 0810/Nganjuk dengan penanggung jawab Pelda Anom Wiryono ( Kaposkes 05.10.06 Nganjuk), Selasa (7/2).
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan pengecekan tensi, pengambilan darah, senam, pengobatan serta Penyuluhan dengan materi yang disampaikan oleh Dr.Novi Cicielia ( Dokter Poskes 05.10.06 Nganjuk) terkait tentang stroke dan jantung yang termasuk penyakit resiko tinggi ( Risti ). 

Penyampaian Tentang penyakit Resiko Tinggi

Dalam pengarahannya dr. Novi Cicielia mengatakan,” bahwa penyakit stroke sangat berbahaya bagi manusia karena stroke terjadi dengan cara mendadak yang disebabkan tersumbatnya aliran darah ke otak dan bisa terjadi pada seseorang di karenakan mungkin mempunyai riwayat darah tinggi, tensi tinggi dan hipertensi.
Lebih lanjut dijelaskan,”beberapa macam gejala stroke diantaranya kelumpuhan, kelemahan anggota tubuh, gangguan berbicara, pelo dan gangguan penglihatan yang semua itu terjadi secara mendadak dan untuk menghindari penyakit stroke kita harus olah raga yang teratur, makan yang baik seperti gandum, kedelai, buah, sayur, hindari makanan yang mengandung kolesterol berlebih seperti makan gorengan yang berlebihan dan apabila terjadi stroke jalan yang terbaik adalah segera membawa pasien ke rumah sakit agar segera mendapat pertolongan medis.

Dr. Novi Cicielia menambahkan,” terkait penyakit  jantung yang intinya bahwa serangan jantung di sebabkan oleh aktifitas yang berlebihan, marah- marah dan stres yang berlebihan,”imbuhnya.(ed’s0810/ks/red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply