Bantu Pemerintah, GP Ansor Kab. Tegal Bentuk Satgas Pencegahan Covid-19

Himbauan GP Ansor Kabupaten Tegal

Obsesinews.com – Slawi. Dalam rangka membantu program pemerintah dalam Pencegahan Pandemi Corono (Covid-19), Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 di masing-masing tingkatan.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tegal Nurfanani kepada Ansor Media menuturkan, Gerakan Pemuda Ansor akan taat dan patuh terhadap anjuran Pemerintah dan intruksi Pimpinan Pusat GP Ansor terkait penanganan pandemi virus Corona (covid 19)

“Untuk itu dalam rangka membantu pemerintah, GP Ansor akan membentuk Satgas Pencegahan Covid-19 di masing masing tingkatan. Ditingkat Cabang Satgas terdiri dari 7 orang, tingkat Anak Cabang/kecamatan Satgas berjumlah 5 orang, dan Satgas PR/Desa 3 orang,” ujarnya, Ahad (22/3) di Sekretariat PC GP Ansor Kabupaten Tegal.

Menurut Fanani, Adapun tugas masing masing Satgas adalah, pertama, Melakukan edukasi kepada warga terkait pencegahan korona (Covid-19); Kedua, Melakukan pengawasan terhadap warga yang diduga melakukan kegiatan luar kota atau warga yang suspect korona.

“Satgas juga akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di berbagai tempat strategis yang biasa di jadikan tempat kerumunan warga / masyarakat,” ungkapnya.

Mantan Anggota KPU Kabupaten Tegal itu menambahkan, sebagai wujud kepatuhan atas anjuran dan himbauan Pemerintah terkait Covid-19, Pimpinan Cabang GP Ansor juga menginstruksikan kepada jajarannya dari tingkat Cabang, Anak Cabang sampai dengan Ranting untuk menunda sementara semua kegiatan yang bersifat pengumpulan massa sampai kondisi Kabupaten Tegal benar-benar aman.

“Kepada Pemkab Tegal kami berharap bisa transparan dan update dalam menyampaikan Informasi terkait Covid 19. Bila diperlukan dan benar-benar kondisi harus Lockdown untuk beberapa hari kedepan, PC Ansor siap mendukung demi kesehatan warga Kabupaten Tegal,” pungkasnya. (Dasuki/red)

 51 total views,  1 views today

Share this Post :

Comments are closed.