Launching Swab Masif Kabupaten Tanah bumbu

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Pelaksanaan Tes Swab Masif di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) telah dimulai setelah resmi di-launching secara serentak di seluruh Kabupaten atau Kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) oleh Gubernur Kalsel, H. Sahbirin Noor, Jumat (14/08/2020).

Kegiatan yang bertepatan dengan Peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan yang Ke-70 tersebut dihadiri Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor, Wakil Bupati Tanah Bumbu H. Ready Kambo, Sekretaris Daerah H. Rooswandi Salem, perwakilan dari unsur Forkopimda, Dinas Kesehatan, Kepala SKPD, Camat dan Kepala Puskesmas se-Kab. Tanbu.

Pelaksanaan Swab Masif Tanbu

Bupati Tanah Bumbu H. Sudian Noor saat ditemui rekan media mengatakan, “Kegiatan uji swab ini diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan tujuan dapat mendeteksi lokasi penyebaran Covid-19 sehingga kita dapat memutus mata rantainya,” kata Sudian Nor.

Sudian Noor berharap masyarakat tetap berhati-hati mencegah penyebaran Covid-19 dengan terus menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Tanbu H. Setia Budi mengatakan, “Untuk kegiatan uji swab pada hari ini sasaran target ada sebanyak kurang lebih 169 orang yang terdiri dari Puskemas Pagatan dan Puskesmas Pulau Tanjung.”

Kadinkes Kab. Tanbu H. Setia Budi

Ia juga mengatakan bahwa uji swab di 2 Puskesmas tersebut di back-up langsung oleh Litbangkes atau Laboratorium Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu dan tim swab dari Dinas Kesehatan.

“Kami harap tes swab yang dilaksanakan pada hari ini dapat sesuai target, dan berdasarkan laporan sampai saat ini sudah ada 70 orang dilakukan tes swab dan sisanya akan terus berjalan.” kata Setia Budi.

Kepala Dinkes Tanbu juga menyampaikan bahwa untuk total target tes swab yang telah diakumulasikan dari Pemprov Kalsel kepada Pemkab Tanbu yakni sebanyak 1064 orang.

“Untuk mencapai target itu nanti akan dibagi jumlah tes swab di 14 Puskesmas. Itupun tiap Puskesmas jumlah tes swab yang akan dilakukan berbeda-beda dan disesuaikan dengan jumlah kasus Covid-19 dan banyaknya suspek di wilayah tersebut,” tandasnya. (Ferd/red)