Pelaku Usaha Jasa Konstruksi di Tanbu Didorong Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Puluhan Pelaku Usaha sektor jasa konstruksi di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, mengambil bagian dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) e-Purchasing yang diselenggarakan pada Senin (18/3/2024) di Ruang Bersujud 1, Kantor Bupati Tanah Bumbu.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, mewakili Bupati Zairullah Azhar, dengan tujuan untuk mematuhi amanat Intruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 yang menekankan percepatan penggunaan produk dalam negeri.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas PUPR Tanah Bumbu, melalui Sekretaris Muhammad Yusri, menekankan pentingnya mendukung gerakan nasional “bangga buatan Indonesia” dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2020 yang bertujuan memperbaiki pengadaan di sektor jasa konstruksi.

Yusri juga menyoroti perlunya pembinaan terhadap pelaku pengadaan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan jasa konstruksi, dengan fokus pada peningkatan kompetensi tenaga kerja konstruksi. Dalam Bimtek tersebut, dihadiri oleh 76 Badan Usaha sektor Jasa Konstruksi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Eryanto Rais, menyambut baik pelaksanaan Bimtek e-Purchasing sebagai upaya mewujudkan good governance dan sistem pengadaan barang jasa pemerintah yang efektif serta transparan.

Ia menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah memiliki peran penting dalam pembangunan nasional dan peningkatan perekonomian daerah.

Melalui penerapan e-Purchasing, proses pengadaan produk barang atau jasa dalam sektor konstruksi diharapkan dapat lebih efisien dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Langkah ini juga dianggap sebagai dorongan bagi pengusaha lokal untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan di Kabupaten Tanah Bumbu.

Eryanto Rais mengharapkan agar peserta Bimtek e-Purchasing dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga mereka dapat memahami dan mengaplikasikan e-katalog bidang konstruksi secara efektif dan efisien, serta berkontribusi pada pembangunan yang berkelanjutan. (*/Red).