Pemkab Tanbu Dorong Transformasi Posyandu 6 SPM Guna Tingkatkan Pelayanan

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) terus mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat secara menyeluruh.

Hal ini seperti yang terlihat dalam Rapat Koordinasi Program Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Ebony Batulicin, Kamis (12/02/2026).

Ketua panitia pelaksana yang juga Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Narni, dalam laporannya menyampaikan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi. “Jika sebelumnya hanya berfokus pada pelayanan kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana, kini Posyandu dituntut berinovasi dalam pengembangan terpadu berbasis 6 SPM sebagai struktur lintas sektor, ujarnya.

Enam bidang dasar tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum dan penataan ruang, sosial, perumahan dan kawasan permukiman, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

Menurut Narni, tim pembina Posyandu 6 SPM bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan agar lebih menyeluruh, mulai dari masa kelahiran hingga tumbuh kembang masyarakat. Pelayanan tersebut harus memenuhi standar mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten dengan pembinaan yang berkelanjutan.

“Fokus pembinaan meliputi evaluasi, peningkatan keterampilan kader menuju kader utama, integrasi dengan program daerah, serta inovasi. Kita dituntut terus berinovasi agar pelaksanaan program semakin optimal,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi implementasi program 6 SPM tahun 2025, sehingga berbagai kekurangan dapat diperbaiki pada 2026 dengan harapan derajat kesehatan masyarakat semakin meningkat.

Sementara itu, Pembina Posyandu Tanah Bumbu, Andi Irmayani, menegaskan bahwa Posyandu merupakan pelayanan dasar masyarakat yang memiliki peran semakin strategis. Ia berharap seluruh program dapat berjalan optimal dengan dukungan
penuh dari SKPD.

“Melalui pertemuan ini kita memperkuat lintas sektor dan memperkuat Posyandu sebagai mitra pemerintah. Kami berharap pendataan semakin ditingkatkan agar seluruh Posyandu bisa berjalan optimal,” katanya.

Ia juga mengapresiasi dedikasi para pengurus Posyandu yang bekerja dengan penuh keikhlasan dalam melayani masyarakat.

Sementara itu sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang dibacakan Asisten Kesra, disampaikan bahwa Posyandu merupakan salah satu pilar penting pelayanan masyarakat dan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar ibu dan balita.

Posyandu dinilai berperan strategis dalam meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak yang berdampak pada pembangunan nasional. Upaya peningkatan kesehatan masyarakat, lanjutnya, harus dimulai dari kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat, salah satunya melalui Posyandu.

Transformasi Posyandu berbasis 6 SPM menuntut perubahan paradigma, di mana Posyandu menjadi simbol pelayanan masyarakat berbasis lintas sektor. Karena itu, peran tim pembina Posyandu di berbagai tingkatan harus diperkuat agar pemerataan pelayanan 6 SPM dapat terwujud di seluruh wilayah.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif yang diwakili Asisten Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Putu Wisnu Wardhana, Ketua TP-PKK Tanbu sekaligus Ketua TP Posyandu Tanbu Andi Irmayani Rudi Latif, Pengurus Penggerak PKK Kalimantan Selatan Noor Saufiah, para kepala SKPD, camat, kepala puskesmas, pengurus TP-PKK, serta tamu undangan lainnya. (*/Red).