Aksi Inovasi Tanbu 2026 Dongkrak Pendapatan Pelaku

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Gelaran Aksi Inovasi Tanah Bumbu 2026 atau Tanbu Expo tidak hanya menjadi ajang pameran pembangunan daerah, tetapi juga menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang dan meraih keuntungan.
Kegiatan yang berlangsung pada 2 hingga 8 April 2026 di Lapangan Terbuka Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat ini disambut antusias oleh masyarakat.

Ramainya pengunjung membawa dampak positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM yang turut ambil bagian.
Salah satunya dirasakan oleh Ahmad, salah seorang pelaku UMKM yang menjual jajanan khas Korea. Ia mengaku sejak hari pertama kegiatan, dagangannya laris manis berkat tingginya minat pengunjung.
“Alhamdulillah sejak hari pertama sudah difasilitasi gratis oleh pemerintah daerah. Event tahunan seperti ini memang biasanya ramai jadi sangat membantu kami,” ujarnya, Minggu (05/04/2026).
Ia menambahkan, dibandingkan hari biasa saat berjualan di kawasan Bandara Bersujud, penjualan selama expo mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Hal serupa juga disampaikan Irfan, pedagang minuman manis yang membuka lapak di sekitar wahana permainan. Ia menyebutkan bahwa event seperti ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan
pendapatan.
“Alhamdulillah. Biasanya kami juga jualan pentol, tapi kalau ada event seperti ini pasti ikut. Bahkan rencana ke depan juga mau ikut jualan di Pagatan nanti setelah disini selesai,” ungkapnya.
Keberadaan bazar UMKM dalam rangkaian Aksi Inovasi ini memang menjadi salah satu daya tarik utama.
Nanda, salah seorang pengunjung menyampaikan bazar UMKM yang ada sekitar Tanbu Expo menjadi pilihan untuk menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga dan orang terdekat.
“Pilihan makananya banyak parkirnya juga nyaman dan gratis jadi nyamanlah,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, dalam sambutannya saat pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Tanah Bumbu ke-23 pada 8 April 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong inovasi.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang lebih maju dan berdaya saing,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memberikan dukungan penuh
terhadap setidaknya 85 pelaku UMKM yang ikut ambil bagian, yang menampilkan beragam produk unggulan mulai dari kuliner, kerajinan, hingga produk kreatif lainnya.
Selain itu juga kepada 70 pedagang kaki lima (PKL) melalui penyediaan tenda gratis di area khusus.
Selain bazar, pasar murah juga digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui subsidi pemerintah daerah.
Dengan tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat, Aksi Inovasi Tanah Bumbu membuktikan bahwa UMKM memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. (*/Red).