TMMD ke-130 2026 di Tanbu Resmi Mulai Fokus Pembangunan Infrastruktur Masyarakat Gunung Besar

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu resmi dimulai dengan fokus pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan masyarakat di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif membuka kegiatan tersebut sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Selasa (13/10/2026).

Dalam pembukaan itu, Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf. Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I., menyampaikan laporan kesiapan pelaksanaan TMMD yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”.
Program yang berlangsung selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026, ini diarahkan untuk membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan kawasan pedesaan, meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas pelayanan dasar.
Salah satu sasaran fisik utama ialah pengerasan jalan yang menghubungkan Desa Gunung Besar dengan Desa Pulau Burung. Pekerjaan tersebut mencakup pengerasan jalan sepanjang 147,32 meter dengan lebar 11 meter, disertai pembangunan siring di sisi kanan dan kiri jalan sepanjang 294,64 meter.
Selain infrastruktur jalan, program TMMD ke-130 juga mencakup rehabilitasi musala, rumah tidak layak huni, pos keamanan lingkungan (pos kamling), serta fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK). Tiga titik sumur bor turut menjadi sasaran untuk mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.
Pelaksanaan TMMD ke-130 didukung anggaran dari sejumlah instansi dengan total Rp2,355 miliar. Rinciannya meliputi APBD Kabupaten Tanah Bumbu sebesar Rp1,4 miliar, BPMPD Provinsi sebesar Rp125 juta, Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp760 juta, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) sebesar Rp70 juta.
Kegiatan ini melibatkan 70 personel yang terdiri atas unsur komandan dan staf satuan tugas, tim asistensi atau penyuluh, serta personel Satuan Setingkat Kompi (SSK) TMMD.
Dukungan personel dan anggaran tersebut diarahkan untuk menjalankan berbagai sasaran program, baik pembangunan fisik maupun kegiatan nonfisik yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Pada bidang nonfisik, TMMD menghadirkan pelayanan kesehatan, keluarga berencana, posyandu dan posbindu, serta pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan anak yang mengalami stunting.
Penyuluhan juga menjadi bagian dari kegiatan, meliputi wawasan kebangsaan, bela negara, pertanian, perkebunan, hukum, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Andi Rudi Latif mengapresiasi kontribusi TNI, khususnya Kodim 1022/Tanah Bumbu, dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Ia menilai TMMD menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat untuk mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah pedesaan.
Menurutnya, semangat kebersamaan dan gotong royong perlu terus diperkuat agar pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain pembangunan desa, Bupati juga menyoroti pentingnya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi mengganggu kualitas udara serta kesehatan masyarakat.
Ia mengajak TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat untuk meningkatkan koordinasi dalam mencegah serta menangani karhutla. Masyarakat juga diimbau menghindari pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani dengan cepat.
Melalui TMMD ke-130, pembangunan di Desa Gunung Besar diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung akses terhadap pendidikan dan pelayanan pemerintahan. (*/Red).