Kadishub Tanbu Tanamkan Kesan Mendalam Pada Bawahanya

Foto bersama Acara Perpisahan Kadishub Tanbu

Obsesinews.com,Tanah bumbu-Perpisahan Kepala Dinas Perhubungan 21/12 di Aula Dishub Dengan Seluruh Staffnya Dengan Suasana kekeluargaan, Membawa Kesan Kepada Seluruh Staff Dishub Tanbu.

Kurang lebih  selama 6 tahun menjabat sebagai Kepala Dishub Kab.Tanah Bumbu,Eka Syafrudin telah memberikan berbagai pengalaman kerja kepada seluruh staffnya untuk melaksanakan tugasnya secara profosional yang akhirnya Kadishub mengemban sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab.Tanah Bumbu.

Hubungan antara pimpinan dan staff di kantor dalam melaksanakan tugas sehari hari suasana harmonis tidak ada perbedaan antara satu dengan lainnya.

Beragam tangapan dari staffnya atas kepindahan Kadishub diantaranya M.P.Wisnu Wardhana.SE.M,Si,Kabid Darat Dishub,Kab.Tanah Bumbu, mengungkapkan,” meraka merasa kehilangan karena jiwa, cara kepemimpinannya dalam mengarahkan. staffnya di saat melaksanakan tugas dengan baik, Semua setap bekerja sesuai dengan fungsi dan tugasnya,”kata Wisnu.

Senada Achmad Marlan,S,Sos,juga mengatakan,”selama Beliau menjabat ada aja hasil karyanya, jalur satu arah di pagatan, tantangannya cukup berat, rambu-rambu lalulintas yang terpasang di seluruh wilayah Tanah Bumbu, dibukanya penerbangan Banjarmasin- Batulicin- Makasar pulang pergi.

Yang paling beerkesan selama menjabat adalah supel terhadap semua staff terangnya.

Akhmad Husyaini,juga menambahkan,” pertama baik supel enak berkomunikasi dengan staff jadi staff merasa segan dan terus memperjuangkan sarana prasarana yang di perlukan di Pengujian Kendaraan Bermotor atau alat uji kir, itu aja yang bisa saya sampaikan,” kata Husyaini.

Eka Saprudin,AP,MAP.ketika dikonfirmasi disela sela acara perpisahan mengatakan,”pertama mengucapkan terima kasih kepada seluruh setap Dishub atas kerja samanya selama mendampingi tugasnya hinga sampai sekarang ini dengan baik.

Mereka juga berpesan pada seluruh setap, banyak berkordinasi disaat melaksanakan tugas agar tidak terjadi miskomunikasi. 

Yang paling penting siapapun orangnya pejabat  yang mengantikanya jangan merubah kebiasaan yang sudah baik tetap dilanjutkan.(Ag/ red)

Share this Post :

No comments yet.

Leave a Reply