DIRJEN PSP Kementan RI Bersama Tim SERGAB MABESAD Kunjungi Blitar

Tim MabesAD dan Dirjen Kementan Tinjau Blitar

Obsesinews.com,Blitar- Dalam rangka Optimalisasi Pencapaian Target Serapan Gabah, Dirjen Prasarana Dan Sarana Pertanian (PSP)  Kementan RI  dan Tim Sergab ( Serapan Gabah) dari Mabesad, kunjungi Blitar.Kedatangan Tim tersebut disambut Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Piek Budiyakto dan Dandim 0808, Letkol inf Surya Dani serta pejabat dari Distan Kabupaten Blitar di Pendopo Ronggo Hadi Negoro Kota Blitar, Kamis,Blita (11/05).

Selanjutnya Dirjen prasarana dan sarana pertanian (PSP) meninjau lokasi mesin pengeringan jagung yang berada di Talun milik Disperindag Kab Blitar dan disambut oleh Ageng Kepala tehnisi mesin pengeringan.


Dalam peninjauan mesin pengering jagung Dirjen PSP sempat menanyakan tentang masalah dan kendala, jika ada kendala masalah mesin langsung ke dinas pertanian dan kapada Dandim agar dapat di laporkan ke atas supaya cepat di tindak lanjuti”, ujar Dirjen PSP.

Tinjau pengeringan dan Gudang Buloq

Kemudian kunjungan dilanjutkan ke Desa Jeblok Kec Talun guna melihat pembibitan jenis padi inpari 30 yang didirikan oleh kelompok Tani mandiri desa jeblok Kec Talun, yang didampingi oleh Supriyati Mantri Tani Kec Talun, Darmianto BP3 Kec Talun, Bambang PPL Desa Jeblok dan Ketua Gapoktan Tani Mandiri.


Sedangkan Tim Sergab ( Serapan Gabah) dari Mabesad Kolonel Inf Suyitno dan Kolonel Kav Ahmad Riad didampingi Pasi Wanmil Korem 081/DSJ Madiun Mayor Inf Ahmad Alwi serta Pasiter Kodim 0808/Blitar Kapten Cba Chudori menuju persawahan Kelurahan Beru Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar  untuk melihat lokasi panen padi milik Sugito seluas 0.5 Hektar

Kunjungan dilanjutkan meninjau lokasi gudang  Bulog Keluraha Bence Kecamatan Garum di sambut Dance Kepala Bulog Bence dan Melihat penyimpanan gabah.


Kolonel Inf Suyitno berpesan,” bulog supaya betul- betul melaksanakan penyerapan beras dan gabah jangan hanya sesuai target tetapi kalau bisa harus lebih meningkat tetapi juga menggunakan harga sesuai harga yang ditetapkan bulog.

Untuk itu setiap kegiatan harus didampingi TNI, seperti Kodim setempat khusunya para Babinsa yang ada sebagai perantara supaya para petani bisa menjual beras dan gabahnya kepada Bulog,” tegas tim sergab MABESAD TNI. (amr08/red)

Share this Post :

Comments are closed.