Dharma Lautan Utama Raih Terbaik Unggulan Pertama

*Ajang Transportation Safety Management Award, Kategori Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan

Direktur SDM Dharma Lautan Utama M Wahyudin SH MM, Menhub Budi Karya Sumadi, Dirut Dharma Lautan Utama Drs Ec Erwin H Pudjono dan Ketua Gapasdap H Khoirie Soetomo foto bersama usai menerima penghargaan foto; ist kotaku

Obsesinews.com, Tanah bumbu-Perusahaan pelayaran nasional yang menyediakan jasa angkutan laut dan penyeberangan dengan segmen pasar muatan penumpang, kendaraan, dan barang yakni PT Dharma Lautan Utama raih penghargaan sebagai Operator Terbaik Unggulan I kategori angkutan sungai, danau dan penyeberangan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di ajang Transportation Safety Management Award (TSMA) tahun 2019 di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Penghargaan diserahkan secara langsung oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan diterima Direktur Utama (Dirut) Dharma Lautan Utama Drs Ec Erwin H Pudjono.

Transportation Safety Management Award (TSMA) merupakan wujud apreasi kepada penyelenggara moda tranportasi di Indonesia atas kepatuhan pelaksanaan manajemen keselamatan yang sesuai dengan Standart Operation Procedure. Penilaiannya meliputi kriteria organisasi berupa komitmen, kebijakan dan manejemen keselamatan, sumber daya manusia, pembinaan internal perusahaan serta sarana pendukung terkait dengan keselamatan.

Kegiatan penilaian rutin dilaksanakan setiap tahunnya dengan tujuan untuk mendorong seluruh operator kapal meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran yang berkesinambungan dan menjadikan faktor keselamatan sebagai tolak ukur kualitas pelayanan sektor transportasi.

“ Manajemen keselamatan adalah hal mutlak yang harus dijalani sehari-hari sebagai amanah dan bentuk tanggung jawab terhadap masyarakat,” terang Menhub Budi Karya Sumadi dalam sambutannya. Penghargaan pun menjadi hal yang positif bagi para operator yang berkomitmen menjaga level keselamatan dan nantinya akan diusulkan agar ke depan penyedia jasa yang belum memenuhi standar keselamatan harus menerima ganjaran berupa sanksi.

Sementara bagi Dharma Lautan Utama, Transportation Safety Management merupakan ajang penilaian yang selalu diikuti setiap tahunnya. Dengan harapan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar keselamatan sebagai keutamaan layanan bagi pelanggan. “Dengan penghargaan ini, kami punya tanggung jawab lebih untuk merealisasikan kesiapan seluruh komponen keselamatan yang kami miliki, karena apapun kondisinya, keselamatan tidak mungkin dipertaruhkan dengan nilai apapun,” seru Erwin H Poedjono dalam siaran pers seperti dirilis kotaku.co.id, Jumat (20/12/2019).

Yang utama, lanjut dia menerangkan, penghargaan yang diterimanya didedikasikan kepada seluruh pelanggan setia yang terus menerus memberikan dukungan, masukan dan kritikan sehingga layanan yang diberikan memiliki value added bagi pelanggan.

“Penghargaan ini adalah sesuatu yang patut kami syukuri dan banggakan, akan tetapi penghargaan ini merupakan tantangan untuk dapat mempertahankan amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah kepada kami, maka menjadi kewajiban kami untuk bisa menjaga kepercayaan tersebut,” sambungnya.

Peningkatan mutu standard prosedur keselamatan dan keamanan internasional yang didukung oleh SDM dengan pengetahuan dan ketrampilan akan menjadi perhatian utamanya, agar dapat terwujud budaya keselamatan di lingkungan kerja guna memastikan pemberian layanan prima dan cerdas (Prime and Smart Services) sampai pada pelanggan.

Peraih penghargaan Transportation Safety Management, ada tiga kategori penilaian. Untuk kategori angkutan sungai, danau dan penyeberangan, Dharma Lautan Utama menggungguli Windu Karsa yang meraih unggulan kedua dan Trisakti Lautan Emas sebagai unggulan ketiga. Selanjutnya kategori angkutan laut, diraih PT Pelni (Persero). Kemudian kategori angkutan perkeretaapian. Pemenangnya MRT Jakarta sebagai unggulan pertama, Kereta Commuter Indonesia sebagai unggulan kedua dan Railink meraih unggulan ketiga. (*/Red)

 276 total views,  1 views today

Share this Post :

Comments are closed.