Kembangkan Potensi, Batulicin Irigasi Terdaftar Sebagai Desa Proklim

Kembangkan Potensi, Batulicin Irigasi Terdaftar Sebagai Desa Proklim

Obsesinews.com, Tanah Bumbu – Desa Batulicin Irigasi didaftarkan sebagai program kampung iklim (Proklim) berlingkup nasional melalui website Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yaitu Sistem Registri Nasional.

Rencana tersebut ditandai dengan kunjungan tim Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) wilayah Kalimantan ke lokasi Proklim Desa Irigasi Kecamatan Karang Bintang, Kamis (31/01).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHD) Kabupaten Tanah Bumbu melalui Kabid Tata Lingkungan Hj. Laili Hartati, MP mengatakan, bahwa desa tersebut dianggap memenuhi syarat, dimana dalam 2 tahun ini lokasinya mampu melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

“Dengan program hasil pengembangan KLHK ini diharapkan mampu mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan Proklim ini, Pemerintah memberikan penghargaan terhadap masyarakat di lokasi tertentu yang telah melaksanakan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan.

Adapun tujuan Proklim ini paparnya, yakni mengidentifikasi kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta potensi pengembangannya di tingkat lokal.

Dilakukannya Identifikasi sumber emisi dan serapan GRK pengembangan, peningkatan kapasitas masyarakat maupun kelembagaan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan adaptasi serta mitigasi perubahan iklim.

Bersamaan dengan itu, Kepala Desa Batulicin Irigasi Supriadi menyambut positif rencana Proklim ini.Hal ini menjadi bagian dari dukungan masyarakat dan desanya dalam upaya mempertahankan dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca.

“Dengan rencana ini, kami akan selalu mensuport warga disini agar selalu menjaga kearipan lokal melalui ketahanan lingkungan masing masing seperti giat menanam di pekarangan sendiri,” terangnya.(rel/red)

Share this Post :

Comments are closed.